Senin, 08 Mei 2017

BISNIS WARALABA

BISNIS WARALABA

Menurut asosiasi franchise Indonesia waralaba adalah suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir.
Dimana sang pemilik merek memberikan haknya kepada individu atau perusahaan untuk melaksanakan bisnis dengan nama, merek, sistem, prosedur, manajemen dan cara yang sudah ditentukan sebelumnya dlam jangka waktu dan meliputi area tertentu.
Bisnis usaha waralaba ini berpeluang besar karena modal yang digunakan kecil. Pengusaha juga tidak perlu repot memikirkan barang dagangan serta pemasarannya.

Dasar hukum bisnis waralaba
  1. KUH perdata pasal 1338 (1), 1233 s/d 1456 KUH perdata "para pihak bebas melakukan apapun selagi tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku yang behubungan dengan syarat sahnya perjanjian"
  2. KUH Dagang "ketentuan bersifat administratif seperti ketentuan Departemen Perindustrian, perdagangan dan lain-lain"
  3. UU No.19 (1992) Merek, UU No.6 (1982) Paten, UU No.7 (1987) Hak Cipta "terlibatnya merek dagang dalam suatu bisnis"
  4. UU penanaman modal asing "pembukaan outlet harus dikonsultasikan kepada ahli hukum penanaman modal

Tipe bisnis waralaba

1. Trade Name Franchising
    Franchise memperoleh hak untuk memproduksi
2. Product Distribution Franchising
    Franchise memperoleh hak untuk distribusi di wilayah tertentu
3. Pure Frinchising
    Franchise memperoleh hak sepenuhnya: penjualan, peralatan, strategi pemasaran dan lain-lain

Jenis bisnis waralaba

1. Waralaba luar negeri
    waralaba dari luar negeri
    keunggulannya mekanismenya jelas, merek sudah diterima berbagai dunia
    contoh: KFC, Starbucks, Pizza Hut
2. Waralaba dalam negeri
    waralaba dari dalam negeri
    contoh: primagama, alfamart, roti buana

macam jenis usaha waralaba modal kecil
  1. CENDOL GADING (modal awal: Rp 3 juta)
  2. MARTABAK MINI (modal awal: Rp 7 juta)
  3. ES MIE TELUR CEPLOK (modal awal: Rp 3 juta)
  4. DONAT BAKAR (modal awal: Rp 7 juta)
  5. BAKMI GILA (modal awal: Rp 6 juta- 19 juta)

Kelebihan bisnis waralaba
  1. Wiraswastaan yang baru memulai usaha mendapatkan rencana operasi bisnis yang jelas
  2. Penerima franchise di berikan nasihat tentang lokasi usaha yang telah ditetapkan
  3. Mendapatkan bantuan modal
  4. Profit tinggi karena telah teruji
Kekurangan bisnis waralaba
  1. Tidak mandiri
  2. Kreativitas tidak berkembang
  3. Rentan terhadap perubahan franchisor
  4. Menjadi independen

CONTOH BISNIS WARALABA

ES MIE TELUR CEPLOK

Harga Jual / cup :  Rp 3.000,-
Rata-rata hasil penjualan : 40 cup / hari
Waktu outlet beroperasi dalam 1 bulan : 25 hari
Profit   = Rp 3.000.000

Biaya produksi / cup :  Rp 2.000,-
Rata-rata hasil penjualan : 40 cup / hari
Waktu outlet beroperasi dalam 1 bulan : 25 hari
Rp 2.000.000

Biaya Produksi
Rp 2.000.000, ( 2.000 x 40 x 25 )
Grand Profit   = Rp 3.000.000 - Rp 2.000.000
                      = Rp 1.000.000


Daftar pustaka

http://mywanner.blogspot.co.id/2016/04/12.html?m=1
http://www.spengetahuan.com/2015/08/pengertian-waralaba-menurut-para-ahli-lengkap.html
http://erakini.com/bisnis-franchise/
http://saatnyasantai.blogspot.co.id/2011/06/es-mie-telor-ceplokunik-menyegarkan.html?m=1
http://www.resep.web.id/bisnis-keuangan/berikut-daftar-50-waralaba-dengan-investasi-terjangkau.htm

22 komentar:

  1. menurut anda. apakah bisnis waralaba itu sangat menguntungkan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut saya menguntungkan karena modal yang di gunakan kecil, juga kita tidak perlu memikirkan ide baru untuk membuat suatu usaha lagi karena sudah ada frinchising yang dapat membantu kita

      Hapus
  2. Jenis-jenis waralaba ada waralaba luar negeri dan waralaba dalam negeri. Pertanyaan saya, apa perbedaan dari kedua jenis waralaba tersebut? Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Perbedaanya adalah franchise asing cnderung selektif dan tidak sembarang dalam memilih mitra, franchise lokal justru tidak mengindahkan hal ini. Mereka cenderung sembarang dalam menerima mitra, seolah-olah kuantitas adalah segalanya bagi merkea dan bukan kualitas.

      Hapus
  3. Dalam artikel anda terdapat tipe waralaba, salah satu nya yaitu Pure Frinchising franchise memperoleh hak sepenuhnya: penjualan, peralatan, strategi pemasaran dll.. Pertanyaan saya,strategi pemasaran seperti apa yg di peroleh?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Strategi pemasaran yang di gunakan sangat banyak mulai dari ruang iklan digerai, media lokal, media nasional maupun pemasaran lewat internet

      Hapus
  4. Salah satu kekurangan waralaba adalah menjadi independen. Yang menjadi independen franchisor nya atau franchising nya? Lalu mengapa hal itu terjadi? Terimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut saya franchisingnya karena franchising bekerja lebih dalam penyajian suatu barang, franchising tidak terlalu ikut campur dalam pembuatan ide maupun pemasarannya

      Hapus
  5. Menurut anda, apakah saat mendirikan warabala itu harus ijin atau daftar dahulu? Bagaimana prosesnya? Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pendirian waralaba harus ijin
      Menurut PP No. 42 Tahun 2007 Bab V dijelaskan mengenai cara pendaftaran waralaba, yang meliputi langkah-langkah sebagai berikut:

      Pengajuan prospektus penawaran dari pihak pemberi waralaba (franchisor) kepada Menteri dengan melampirkan:
      fotokopi prospektus penawaran
      fotokopi legalitas usaha
      Pendaftaran perjanjian waralaba oleh penerima waralaba (franchisee) kepada Menteri dengan melampirkan:
      fotokopi legalitas usaha
      fotokopi perjanjian waralaba
      fotokopi prospektus penawaran waralaba
      fotokopi KTP pemilik/pengurus perusahaan
      Penerbitan Surat Tanda Pendaftaran Waralaba oleh Menteri yang berlaku untuk jangka waktu 5 tahun.
      Menurut Pasal 7 PP No. 42 Tahun 2007, prospektus penawaran yang diajukan oleh pemberi waralaba setidaknya memuat:
      Data identitas pemberi waralaba
      Legalitas usaha pemberi waralaba
      Sejarah kegiatan usahanya
      Struktur organisasi pemberi waralaba
      Laporan keuangan 2 tahun terakhir
      Jumlah tempat usaha
      Daftar penerima waralaba
      Hak serta kewajiban pemberi waralaba dan penerima waralaba

      Hapus
  6. Franchise memperoleh hak sepenuhnya: penjualan, peralatan, strategi pemasaran. Strategi pemasaran yang seperti apa yang diperoleh melalui franchise?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Strategi pemasaran yang di gunakan sangat banyak mulai dari ruang iklan digerai, media lokal, media nasional maupun pemasaran lewat internet

      Hapus
  7. menurut anda apakah ada hal-hal yang perlu diperhatikan ketika akan berbisnis waralaba?

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut saya hal yang paling di utamakan saat berbisnis waralaba atau sebagainya yang harus di kuatkan adalah niat kita bekerja agar dapat menjalankan bisnis dengan baik juga bisnis tidak akan berhenti ditengah jalan

      Hapus
  8. Franchise memperoleh hak untuk distribusi di wilayah tertentu, wilayah tertentu itu seperti apa ? Dan dimana saja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wilayah tertentu termasuk wilayah yang ada dalam sebuah perjanjian antara franchising dan franchisor

      Hapus
  9. Untuk usaha waralaba dalam negeri agar lebih diminati masyarakat dibanding usaha waralaba luar negeri itu caranya bagaimana ? Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut saya ide pembuatan sebuah waralaba harus lebih kreatif lagi agar pelanggan tidak bosan dengan hal itu saja, bukan hanya itu kualaitas dagang juga harus ditingkatkan

      Hapus
  10. dari kekurangan bisnis waralaba ada kekurangan Tidak mandiri, itu maksudnya bagaimana? apakah mendapat bantuan dari orang lain atau seperti apa?
    terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. maksud dari tidak mandiri disini adalah dari segi franchisingnya karena franchising akan terima jadi bahan atau ide ketika berbisnis (franchisinh tidak memikirkan ide kreatif bisnisnya)

      Hapus
  11. Menurut anda kekurangan bisnis waralaba adalah kreativitas tidak berkembang? bukan kah bisnis waralaba itu membutuhkan kreativitas yang tinggi karena dengan kreativitas akan mempertahankan bisnis waralaba tersebut? mungkin pendapat anda itu seperti apa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kekuranagn waralaba dalam Kreativitas yang tidak berkembang itu di tunjukkan kepada franchising,karena franchising disini bertugas hanya bekerja secara tenaga tidak dengan franchisor yang menggunakan otak untuk membuat kreativitas
      Karena dalam bisnis waralaba ini franchisor akan menjual ide maupun bahan kepada franchising

      Hapus